Sabtu, 10 Januari 2015

Resensi Novel Narnia : The Lion, the Witch, and the Wardrobe

Judul Asli                                : The Lion, the Witch and the Wardrobe
Pengarang                               : C.S Lewis
Penerbit                                   : PT.Gramedia Pustaka Utama
Tanggal, tahun pembuatan      : Jakarta, 2006
Tebal                                       : 213 halaman
Tema                                       : Petualangan

Empat anak, Peter, Edmund, Susan, Lucy, dievakuasi ke desa saat perang. Tapi tak lama kemudian mereka menemukan diri mereka menghadapi bahaya yang sesungguhnya ketika Lucy masuk ke dunia ajaib Narnia. Musim salju dan Penyihir Putih adalah ancaman terbesar disana. Hanya keempat anak serta singa yang agung, Aslan, yang bisa mematahkan kutukan jahat penyihir itu.

Tokoh :
·         Aslan : Raja dan Dewa Narnia. Baik, bijak, ksatria.
·         The Penyihir Putih : Ini ratu jahat dari Narnia menempatkan mantra pada tanah sehingga musim dingin dan tidak pernah Natal. Jahat, kejam.
·         Peter Pevensie : Peter adalah yang tertua dari anak-anak Pevensie. Pintar, bertanggung jawab.
·         Susan Pevensie : yang tertua kedua dari anak-anak Pevensie.Baik hati.
·         Edmund Pevensie : ketiga anakPevensie tertua. Pernah menghianati saudaranya.
·         Lucy Pevensie : The Pevensieter muda ceria, baik, dan berani.
·         Tumnus : Lucy bertemu Tumnus, faun pada kunjungan pertamanya ke Narnia. Baik hati, ramah.
·         Profesor Kirke : Profesor Kirke adalah sedikit eksentrik, profesortua. Dia mengurusa nak-anak Pevensie. Tegas tapi baik hati.
·         Pak Berang-berang : Pak Berang-berang adalah teman Tumnus. Baik hati, suka membantu.
·         Bu Berang-berang : Dia adalah istri Pak Berang-berang itu.Baik hati, suka membantu, pintar.
·         Dwarf : kurcaci adalah salah satu antek jahat penyihir dan tangan kanannya. Kejam, jahat, bengis.
·         Maugrim : serigala dan Kepala Polisi Rahasia si penyihir. Peter membunuhan serigala jahat setelah Maugrim mengejar Susan di atas pohon.
·         Bapa Natal : Father Christmas juga dikenal sebagai Santa Claus dania membuat penampilan cameo di tanah Narnia. Dia memberikan alat khusus untuk setiap anak.
·         Kaisar over the Sea : Kami tidak pernah bertemu dengannya, tapi dia adalah ayah Aslan dan Allah akhir dari Narnia.

Ringkasan :
            Empat bersaudara Peter, Susan, Ehmund, dan Lucy menemukan dunia Narnia dalam sebuah lemari besar. Di dalamnya mereka bertemu banyak makhluk. Penyihir Putih adalah seorang penyihir jahat yang ingin menguasai Narnia.Mereka akhirnya bertemu dengan Aslan, singa agung. Aslan mengorbankan dirinya untuk mati di Stone Table untuk kelangsungan hidup Ehmund, anak ketiga Pevensie.
            Mereka akhirnya menyusun rencana untuk berperang melawan penyihir itu. Penyihir menggunakan sihirnya untuk membekukkan lawannya. Perang pun dimulai.Pasukkan Peter dengan berani maju ke medan tempur, tetapi pasukan penyhir sangat kuat. Dengan tongkat sihiriya membekukan semualawan.
            Susan dan Lucy sangat sedih karena kematian Aslan.Saat merekaakan berjalan pergi, tiba-tiba terdengar suara dari Stone Table. Ternyata Aslan bangkit. Mereka akhirnya langsung pergi ke suatu menara, yang didalamnya terdapat banyak patung. Aslan meniup patung-patung itu dan patung-patung itu kembali hidup.
            Akhirnya Aslan, Susan, dan Lucy serta seluruh makhluk yang sudah dihidupkkan kembali pergi ke medan perang untuk membantu Peter dan Ehmund. Pasukkan Peter sudah tinggal sedikit. Suatu saat, kuda Peter terkena panah dan terjatuh. Peterpun terpojok, untungnya panglimanya mau membantunya dengan mengorbankan diri menyerang Ratu.
            Ehmund maju ketengah untuk membantu kakaknya. Iya langsung maju ke depan penyihir dan menggunakkan pedangnya untuk memotong tongkat sihirnya.Tongkat sihir itu pun hancur dan tidak bisa digunakan lagi.Tapi sayangnya Ehmund tidak cukup hebat untuk melawan penyihir tersebut. Iya ditusuk tepat di jantungnya. Peter sangat marah, iya akhirnya melawan penyihir itu 1 lawan 1.
            Aslan, Susan, Lucy, dan seluruh mahluk yang dibebaskan langsung membantu menyerang. Aslan langsung maju menyerang sang penyihir, ia menerjang jatuh dan menerkamnya. Penyihir itu ketakutan karena tongkatnya sudah rusak dan ia harus berhadapan melawan Aslan.
            Aslan langsung menerkam sang penyihir lalu membunuhnya. Seketika itu juga, sang penyihir mati dan seluruh pasukan penyihir hilang. Mereka menang.
            Setelah kemenangannya mereka berempat dinobatkan menjadi raja dan ratu Narnia.

Kelebihan Buku
Kekurangan Buku
·         Cerita menarik
·         Kurang gambar menarik
·         Harga terjangkau
·         Watak penyihir terlalu mengerikan
·         Cocok untuk segala usia
·         Anak-anak butuh bimbingan orang tua


Tidak ada komentar:

Posting Komentar